Tittle: NEW
Cast: cho kyuhyun (30tahun) cho donghae (4tahun) park raena (25tahun)
Support cast: kim yesung, ny. Cho
Genre: family,romance
Author: AN (@sakinah1013)
Disclaimer: all chara belong to themselve,but park raena and this ff is MINE.

*****

Raena POV
Aku membereskan meja2 yang dipenuhi oleh piring kotor dg cekatan,aku ingin cepat pulang.
sudah 3hari ini aku lembur sehingga belum sempat menata apartemen yang baru 4hari lalu kubeli.
apartemen sederhana tapi menyenangkan yang membuatku rela menabung selama 2tahun belakangan untuk membelinya.
aku memang sudah memutuskan untuk hidup mandiri lepas dari orangtuaku yang sangat keras,yang selalu mengatur hidupku.
dan saat aku mulai mendapatkan yang aku mau,Yesung -bos ku- malah menyuruhku untuk lembur,dia menyebalkan.
Yesung memberikan gaji tambahan jika aku mau lembur dam karna aku memang butuh uang untuk kelangsungan hidupku,aku menerimanya.
hari sudah mulai beranjak tengah malam saat bku mengunci pintu cafe dan berjalan pulang ke apartemenku disudut Gangnam.
aku melangkah pelan,menikmati malam dikota yang tak pernah tidur ini,lampu2 jalan menerangi langkah kakiku.
****
saat aku memasuki gedung apartemenku,dan mengecek apakah ada surat yang datang untukku,seorang anak lelaki kecil memeluk kakiku erat.

author POV
Raena menatap anak lelaki ini dg seksama,tampan dan terlihat menyenangkan,anak itu bergumam pelan “umma”.
“mwo? Umma? Hei bocah tampan,aku bukan umma mu” raena mensejajarkan tubuhnya dengan anak itu.
“umma,bok ma umma” anak itu memeluk leher raena erat,gadis itu tersentak saat pelukan itu semakin erat.
secara naluriah Raena membelai rambut anak itu dan mengusap punggungnya lembut.
“hae-ya,hae kau bersama siapa?” raena mendongak mendapati wanita setengah baya menatapnya heran.
anak lelaki yang dipanggil hae itu menoleh dan tersenyum manis “moni,hae bok ma umma ne?”
“mwo? Umma?” wanita yang sepertinya nenek bocah itu menatap raena dg heran,”kau siapa?” tanyanya
Raena berdiri dan membungkukan badannya “annyeong,naneun Park Raena imnida,aku tinggal dikamar 1013”
“annyeong,aku dan cucuku tinggal di sebrang kamarmu,kau panggil aku cho ahjumma ne?” Ny. Cho tersenyum pada gadis ini.
“ah ne ahjumma :)” raena merasakan coat panjang yang ia kenakan ditarik tak sabar.
hae menatap gadis itu dg mata sayu,terlihat jelas anak itu sudah ngantuk “umma bok,hae nantuk” ia mengusap matanya dan menguap lucu.
“hae-ya kau tidak boleh mengganggu raena imo ne? Sini tidur sama halmoni” Ny. Cho meraih hae kegendongannya.
hae menggeleng kuat dan mengulurkan lengannya kearah Raena “ummaaaa T.T” ia merengek pelan.
“aigooo hae-ya jangan sayang” Ny. Cho masih membujuk cucunya itu “gwenchana ahjumma,hae tidur denganku saja” ujar raena.
“andwae Raena,appanya akan marah jika aku memberi ijin,lagipula ia tak boleh terus dituruti atau ia akan jadi manja” ny.cho tersenyum.
“aah arraso” raena mengusap rambut hae pelan “aku pamit dulu ne,ayo hae pamit sama raena imo”
“ummaaaa T.T ummaaaa” hae masih menangis dan memandang raena,tapi sang nenek tetap membawanya pergi.
ke esokan harinya Raena terbangun karna suara bel apartemennya dipencet berulang kali.
“aiish,siapa sih yang bertamu sepagi ini?” raena menguap pelan berjalan menuju pintu.
Raena membuka pintu sambil menggerutu,tapi saat pintu itu terbuka dan menampakkan sang pemencet bel gerutuan itu hilang.

“cho ahjumma..” raena terpekik kecil lalu tersenyum kikuk “ada apa ahjumma kesini pagi-pagi?”

“hahaha kau kaget ne? Aku hanya ingin minta tolong,mau membantuku raena-ssi?” Ny.cho memandang raena penuh harap.

“aah ahjumma mau minta tolong apa? Akan ku usahakan” raena menggaruk belakang kepalanya yg tak gatal.

“aku ingin kau menemui hae hari ini,dia tak berhenti menangis sejak semalam,dan badannya panas karna banyak menangis”.
raena menatap ny.cho dengan penuh rasa kaget “apa hae sakit karna ia tak diijinkan tidur denganku?” pikirnya.

“ne ahjumma terntu saja aku mau” setelah mengunci pintu,raena dan ny.cho menuju ke apartemen ny.cho.
baru saja masuk telinga raena sudah disambut dg suara isakan anak kecil dari ruang tengah,hae tampak terduduk disana sambil meraung.

“ummaaaaa T.T” suara tangisan hae membuat raena merasa iba. Anak itu pasti lelah menangis semalaman.
raena mendekati hae dan meraih bocah itu kepangkuannya,didekapnya tubuh hae dan dg lembut diusapnya punggung anak itu.
raena mengulang kembali hal itu,hae menatap raena dan tersenyum manis,menampilkan giginya yg belum tumbuh sempurna.
sungguh pemandangan yang menyedihkan saat hae menatapnya dengan linangan air mata,serta pipi dan hidung yang memerah.

“ummaaaa :)” raena mengangguk dan mengusap pipi tembem hae “nee sayang,hae jangan menangis nee?” “uum”hae mengangguk lucu.
entah karna terlalu lelah menangis atau karna merasa nyaman dalam pelukan raena,hae pun tertidur nyenyak.

“ahjumma,boleh aku bertanya?” raena menatap ny.cho yang duduk dihadapannya,”ne?” “kemana umma dan appa hae?”

“appa hae bernama cho kyuhyun,dia anak lekakiku satu2nya,saat ini dia ada di busan,dan umma hae…. Telah lama meninggal”

“hae ada sebelum kyuhyun dan hyerin menikah,karna kami tak mau menanggung malu mereka dinikahkan di mokpo”

“setelah hae lahir dan berusia 3bulan,kyuhyun dan hyerin memutuskan untuk kembali ke seoul”

“mobil yang dibawa oleh anakku ternyata remnya blong,mereka mengalami kecelakaan dan hyerin meninggal karna kepalanya terluka parah”

“saat itu sebenarnya hae juga mengalami luka serius,tapi kyuhyun berusaha keras agar anaknya tetap hidup”

“kau tau raena-ssi? Awalnya aku tak mau mengakui hae sebagai cucuku,tapi saat melihatnya terbaring dg selang2 itu…”

ny.cho menutup mulutnya menahan tangis,bahunya bergetar saat mengingat ia dulu pernah menelantarkan cucunya. raena bangkit dan mengusap pundak wanita itu pelan “dia bahkan terlalu kecil untuk dipasangi alat2 mengerikan itu…”

“dia bahkan masih terlalu lemah raena-ssi” wanita renta itu kembali terisak,raena menatap hae yang terbaring dg iba. “saat hae sembuh,kyuhyun mulai menyibukkan diri dengan pekerjaan,tapi ia tetap menyempatkan diri untuk mengajak hae bermain”

“saat hae berusia 3tahun,suamiku tn.cho akhirnya mengakui hae sebagai cucunya”

“dan menijinkan hae menyandang marga cho seutuhnya,dan demi menghargai keluarga hyerin kami menggunakan nama pemberian mereka”

“mereka mengusulkan agar nama hae ditambah menjadi donghae,saat itu jugalah kami membuatkan akta kelahiran untuk cho donghae”

ny.cho mengelus rambut hae,mengecup kening cucunya penuh sayang “dia harta terindah yg kumiliki raena-ssi”

mereka terdiam cukup lama,”kau sendiri,kemana orangtuamu? Kenapa tinggal sendiri?”ny.cho menatap raena heran “orangtuaku tinggal di busan ahjumma,aku melarikan diri dari kekangan mereka” raena tersenyum miris

ny.cho mengangguk maklum,ia juga pernah melakukan hal yang sama saat seusia raena. Dan hari itu mereka lalu dg penuh tawa

Raena POV

Hari ini aku harus kembali kuliah setelah 2minggu libur UTS. Aku disambut oleh yesung digerbang kampus. yesung memang bosku jika di cafe,tapi dia temanku jika dikampus,well sebenarnya dia adalah sunbaeku.

saat ini yesung sedang menyusun tesis untuk tugas akhir studi S2nya,sedangkan aku baru saja masuk S2. yesung teman yg baik,ia selalu mengingatkanku untuk menghubungi keluargaku di busan,aku sampai bosan

pulang dari kampus kami menuju cafe yang memang buka pukul 1siang,karna itulah aku selalu mengambil kuliah pagi. yesung memang menyebalkan,membuat peraturan yang merepotkan,kalau dia bukan temanku,akan kucekik dia.

aku menghabiskan waktju dicafe,mengantarkan berbagai pesanan,menghadapi pelanggan menyebalkan,tapi aku menikmatinya. Sangat.

kyuhyun POV

Aku menyetir semaksimal mungkin agar cepat sampai ke apartemenku yang nyaman,tempat pangeran kecilku berada. baru 3hari yang lalu aku pergi dan aku benar2 merindukannya. Saat dia memanggil ku appa,tertawa dalam pelukanku.

aku rindu mencubit pipi chubbnya,mencium wangi rambutnya,khas balita,aku merindukan hae,anakku. dengan asal ku parkirkan mobil di basement,melangkah cepat menuju lift,dengan tak sabar menunggu tiba dilantai 10.

aku memasukkan password dengan tak sabar,saat pintu terbuka yang kudapati hanyalah apartemen yang sepi,kemana umma dan hae?. sayup ku dengar suara umma dibalkon,umma bicara dg siapa? Dan kenapa tak ada suara hae? Kemana pangeran kecilku itu?

perlahan aku berjalan kearah balkon,langit malam ini memang terlihat cerah dan hae sangat suka memandangi langit malam,seperti hyerin. aku mendapati umma dan seorang wanita yang tak ku kenal disana,dia memeluk hae sembari melantunkan lullaby yang menyenangkan.

aku menepuk bahu umma pelan,berusaha agar tak mengusik wanita yang menggendong hae,dan menarik umma keruang tengah. “siapa dia umma?”kyuhyun menatap ummanya heran,pasalnya sudah 1tahun lebih ia tak melihat ibunya sebahagia itu.

“oh,dia park raena,25tahun,kuliah di gangnam university jurusan bisnis” kyuhyun menatap ummanya kesal. “umma,aku tak peduli tentangnya. Yang aku maksud adalah kenapa dia ada diapartemenku dan kenapa dia mencuri hae dariku”

“kyuuuu,jangan bilang kau cemburu? Ayolah kyu,kau sudah dewasa dan hanya karna hae tak menyambutmu kau merajuk seperti ini?”

“tapi biasanya ia akan berlari kepelukanku umma,sekarang? Melihatnya saja tidak” ny.cho menatap anaknya kesal “kau berlebihan”. aku menatap umma dengan senyuman manis saat suara khas anak2 memanggikku “appaaaaaa :D”

kuraih tubuh anakku dan kupangku ia dipahaku “apa kabar baby boy?” aku mencium pipinya gemas. “chana” ujarnya sambil memainkan dasiku “appa! Umma li hae esclim” eh? Umma?

“nee umma,hae bok ma umma,peluk umma,cium umma” hae berceloteh riang tanpa mempedulikan aku yg keheranan. Umma? “siapa yg kau panggil umma hae?” hae menatapku dengan mata bulatnya yg mengerjap lucu,jari mungilnya menunjuk ke sebelahku

“uum,umma situ” aku mengikuti arah tangannya dan melihat seorang wanita cantik yang memandangku heran. Hei,aku mengenalnya! dia gadis yang kutabrak tempo hari,saat aku makan siang di cafe yesung,aku ingat dia mengataiku ahjussi tua

dan kalau tak salah dia adalah bekerja disana,tapi kenapa ia disini? Kenapa hae memanggilnya umma? “kauuu,kenapa ada diapartemenku?” aku menatapnya garang “eeh itu..umm…”

“ya gadis tengil jawab dg benar” “yaaaa aku tidak tengil,lagipula anakmu itu yang memintaku kemari,kalau tidak dia akan menangis”

“mwo? Hae yang meminta?” aku mengalihkan tatapanku ke anak lelaki yang kini tengah menghitung jumlah kancing kemejaku “hae?” “umm?” “kenapa hae mau sama imo ini?” “umma? Umma hae” “ani sayang,dia bukan umma” “umma haeee,ummaaaa” hae berteriak kesal

author POV

kyu menghela nafas pasrah “nee,umma hae” dia mengelus rambut anaknya sayang,dia akan mewujudkan semua yang hae mau. hae tersenyum senang,mencium pipi kyuhyun sekilas dan kembali bermain dengan dasi ayahnya “umma duk cini” dia menepuk2 paha kyuhyun

“eh?” raena menatap horor kearah hae. “duduk? Disana? Dipaha ahjussi tua itu? Tidak terimakasih” gumam raena dalam hati

kyuhyun pun tak kalah terkejutnya,bukan karna hae menyuruh hal yang aneh seperti itu. tapi karna ia kaget ternyata hae sangat menyukai raena,pasalnya sudah banyak wanita yang dekat dengan kyuhyun

tak satupun diantara mereka yang berhasil membuat hae tertawa selepas ini,biasanya hae akan mengganggu semua teman kencan ayahnya. tentu saja ibunya turut membantu usaha sang cucu.Ny.cho memang tak ingin anaknya menikah dg wanita yg tak bisa menerima kehadiran hae dan kini hae menerima wanita yg bahkan tak dikenalnya sama sekali? “apa dia wanita yang kau kirim hyerin-ah?”

keesokan harinya raena kembali ke cafe,yesung sudah berubah menjadi wanita cereweu karna raena tak kunjung datang. “gadis bodoh,kemana saja kau? Kau tau? Aku sudah akan memecatmu jika kau tak datang hari ini” yesung mendekapkan tangan kedadanya. “jangan berlebihan ye-ah,aku tau kau tak kan setega itu padaku”raena tersenyum jahil,membuat yesung memandangnya malas.

cafe sedang sepi hari ini,dari siang hanya ada sekitar 10pelanggan yang datang,hari beranjak sore saat raena mendengar suara gaduh. ia beranjak ke bagian depan cafe,disana tampak hae sedang menggenggam lolipop besar dan menggenggam erat tangan ayahnya

“ummaaaaa”hae melepaskan tautannya dari kyuhyun dan berlari kearah raena. “hai sayang :)” “umma ke caman yuk,ajak appa juga”hae mengeluarkan jurus puppy eyesnya

“umma kerja hae” hae mempoutkan bibir merahnya membuat raena tertawa geli. raena mencubit pipi hae gemas dan menciumnya sayang “jangan sekarang ne?”

“raena-ssi” suara berat kyuhyun membuat raena memandangnya “wae?”. kyuhyun menggaruk kepalanya dan tersenyum canggung “mau menikah denganku tidak?”

“mwo? Kau gila ya?” “aniii” “lalu kenapa kau mengajakku menikah?” “memangnya kenapa?”

“kenapa kau bilang?” “nee kenapa kau tak mau? Hae menyukaimu dan aku tak ingin dia kecewa”

“lalu apa hubungannya dgku?” “dia ingin kau jadi ibunya” “tapi aku tak mau” “sayangnya kau harus mau”

“kenapa harus?” raena mendelik kesal kearah kyuhyun “karna aku telah menyiapkan semuanya”

“mwooooo?” raena memandang kyuhyun horor “kau serius?”

“tentu saja aku serius” ujar kyuhyun santai. Ia meraih hae kegendongannya,mengusap bibir hae yg lengket. hae tersenyum manis dan kembali asyik pada permennya,”appa mau?”hae menawarkan permennya pada kyuhyun

kyuhyun menggeleng dan tersenyum “untuk hae saja ne? Tapi jangan dihabiskan sekarang,nanti giginya sakit”. hae memandang kyuhyun heran “tapi calau tidak abis pelmenya dimacan cemut appa”

kyuhyun dan raena tertawa mendengar kepolosan hae,gadis itu menatap kyuhyun dan tampak berpikir. “tak ada salahnya menerima tawaran pria itu” raena kembali memikirkan kata2 kyuhyun tadi sore

“lagipula jika aku menerimanya appa tak akan sibuk menjodohkanku lagi”. raena memasak jajangmyeon untuk makan malamnya hari ini,hidup mandiri memang harus rela makan makanan seadanya

“tapi apa ia serius?” raena menggumam lirih “aku tak mau jika itu hanyalah leluconnya saja”.

hari ini raena memenuhi janjinya dengan hae untuk mengajak bocah itu bermain ke tamanhae tampak bermain riang,mengejar kupu2 yang terbang rendah,menggoda anak itu

raena tersenyum,mengenang apakah ia pernah sebahagia itu saat seumuran hae,mungkinkah? “kau memikirkan apa?” kyuhyun tak mengalihkan pandangannya dari hae

“hanya mengenang masa lalu” raena menatap hae yang kini tengah berlari kearahnya. hae memeluk raena erat “umma,hae aus” raena tersenyum dan memberikan sebotol air kearahnya

raena mengelap air yang tumpah didagu hae “umma hae lapal” “hae mau makan apa?”

“ummm,jajangmyeon” dan hae bersorak senang saat raena mengangguk sebagai jawabannya

“ummaaa” “ne hae?” “bok mah hae ne?” “eh?” raena tergagap,hae mengajaknya tidur dirumah? dan itu berarti tidur dikamar hae yang juga jadi kamar kyuhyun kan? Berarti dia akan tidur dg kyuhyun

kyuhyun mengulum senyum melihat wajah raena yang memerah malu,dia tau apa yg dipikirkan gadis itu. dan jujur ia berharap gadis itu menyanggupi apa yang hae mau,pasti akan terasa menyenangkan

“bagaimana raena-ssi? Kau mau?” kyuhyun mengedipkan satu matanya nakal,dan membuat raena semakin memerah. raena menatap kyuhyun jengah “kalau sekarang aku tak mau” ujarnya lirih

“berarti kalau kita sudah menikah kau mau?” “eh?” kini kyuhyun tak bisa lagi menahan tawanya.  “aku tak akan menolak jika kau mau,kita bisa menikah sekarang” kali ini kyuhyun bicara serius

“aku pulang dulu” kyuhyun tersentak kaget “kau mau kemana?” ia menatap raena. “aku mau pulang,tadi kan kau bilang kita akan menikah,aku mau mempersiapkan diri” ujar raena sambil berlalu

kyuhyun terpana sejenak,mencerna kata2 yg terlontar dari mulut wanita yg tak terasa mulai ia cintai. kyuhyun tertawa keras,memandang hae dengan bahagia “hei boy,kau akan punya umma baru”

seolah tersadar dari acara makannya,hae memandang kesekeliling dan tak menemukan raena didekatnya. “ummaaaaa” hae memanggil raena dan bersiap menangis,melihat itu kyuhyun panik. “hei hei hei,uljimma,umma pulang dulu karna umma ada urusan sayang,hae sama appa saja ne?” kyuhyun membelai rambut anaknya lembut

“cama appa?” hae mengusap matanya yang basah “nee :)” “beli eclim ne?” hae mengerjapkan matanya lalu tersenyum.

 

2hari kemudian.

 

Raena tampak sibuk didapur,dengan apron yg melekat ditubuhnya. ia memasak sarapan pagi untuk keluarga barunya di rumah baru juga. ya mereka sudah menikah kemarin. Orantua raena? Tentu saja setuju,karna kyuhyun sudah meminta izin mereka lebih dulu

“ummaaaaaa,appa gangdu hae tiduuul” terdengar teriakan nyaring dari lantai 2. Raena tersenyum dan menuju kesana.

well,mari kita tinggalkan keluarga kecil yang akan mulai belajar mencintai ini,biarkan mereka mencintai secara perlahan. karna jika masih ada kebahagiaan disana,maka cinta pun akan segera tiba.

 

END

 

*oke ini FULL VERSIONNYA

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s